RSUD Kota Serang Kebanjiran, Pasien Digotong Keluar Ruangan
BANTEN – Sejumlah pasien terpaksa digotong akibat banjir yang menggenangi area RSUD Kota Serang, Senin (12/01/2026). Banjir merendam lobby hingga area parkiran rumah sakit.
Berdasarkan pantauan di lokasi, air menggenang cukup tinggi sekitar 10 hingga 50 sentimeter sehingga menyulitkan mobilitas pasien dan pengunjung. Beberapa pasien terlihat digotong petugas maupun keluarga saat melintasi genangan air. Tak hanya itu, sejumlah sepeda motor yang terparkir di area parkiran RSUD Kota Serang turut terendam banjir dan mengalami mati mesin.
Direktur RSUD Kota Serang, Ahmad Humariyadi, memastikan banjir tidak mengganggu pelayanan kesehatan di rumah sakit tersebut.
“Tidak terlalu berpengaruh. Pelayanan tetap aman dan tetap terkendali, tidak ada pelayanan yang ditangguhkan,” ujarnya di RSUD Kota Serang.
Baca juga Pengamat : Revitalisasi Royal Kota Serang Belum Berdampak Ekonomi
Menurut Ahmad, tidak ada pasien yang dipulangkan akibat banjir. Menurutnya, pasien yang keluar rumah sakit memang sudah sesuai jadwal medis.
“Tidak ada pasien yang dipulangkan karena dampak banjir. Yang pulang memang sudah waktunya pulang,” jelasnya.
Terkait kejadian banjir, Ahmad mengungkapkan peristiwa tersebut merupakan yang pertama kali genangan air naik hingga area lobby rumah sakit. Karena biasanya hanya menggenang area parkiran.
“Kalau banjir sampai naik ke sini, baru hari ini,” ungkapnya.
Pihak RSUD Kota Serang, lanjut Ahmad, akan melakukan evaluasi dan upaya penanganan ke depan, termasuk kemungkinan penambahan saluran air serta pengurukan di beberapa titik di bagian belakang rumah sakit untuk mencegah banjir serupa terulang.
“Kalau kondisi sudah normal, mungkin akan ada penambahan saluran air. Hari ini juga sudah disuarakan untuk pengurukan di bagian belakang,” pungkasnya. (ukt)





