Liga 4 Banten Dibuka, Fokus pada Pembinaan dan Ruang Kompetisi
BANTEN – Pembukaan Liga 4 Piala Gubernur Banten di Stadion Benteng Reborn, Minggu (29/3/2026), menandai upaya serius memperluas ruang kompetisi bagi talenta sepak bola lokal.
Gubernur Andra Soni bersama Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), Erick Thohir, membuka kompetisi yang diikuti puluhan tim dari berbagai kabupaten/kota.
Penyelenggaraan Liga 4 ini lebih diarahkan sebagai bagian dari sistem pembinaan berjenjang. Kompetisi dinilai penting untuk menjembatani potensi yang selama ini tumbuh di Sekolah Sepak Bola (SSB) dengan kebutuhan jam terbang di level pertandingan resmi.
Lihat juga Penanganan Kasus 12 Tahanan Politik, Kejari Serang Harus Transparan
Andra Soni menilai, tingginya minat anak-anak terhadap sepak bola perlu diimbangi dengan ekosistem kompetisi yang rutin dan terstruktur. Tanpa itu, potensi hanya berhenti di tingkat latihan tanpa pengalaman bertanding yang memadai.
“Yang dibutuhkan bukan hanya latihan, tapi juga kompetisi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Di Banten sendiri, pertumbuhan SSB cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Namun, minimnya liga yang konsisten kerap menjadi kendala dalam proses pembinaan. Liga 4 diharapkan menjadi jawaban awal untuk mengisi kekosongan tersebut.
Sementara itu, Erick Thohir menekankan pentingnya kesinambungan antara kompetisi daerah dan sistem sepak bola nasional. Menurutnya, daerah seperti Banten memiliki basis talenta yang kuat, tetapi membutuhkan panggung yang jelas untuk berkembang.
“Kalau kompetisinya hidup, maka pembinaan juga akan ikut berjalan,” katanya.
Liga 4 Piala Gubernur Banten kini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata, melainkan menjadi bagian dari jalur pembinaan yang terhubung hingga level profesional. Dengan pola yang konsisten, peluang lahirnya pemain asal Banten ke level nasional dinilai semakin terbuka. (red)




